BarbieAddict.

Selasa, 29 April 2014

Ulasan Hasil Pemilu Legislatif 2014

Pemilu legislatif (Pileg) 2014 sudah selesai digelar. Hasil-hasilnya sudah kita ketahui bersama dari media massa, meskipun baru berupa hasil hitung cepat (quick count). Berdasarkan pengalaman, hasil hitung riil nanti tidak jauh berbeda dengan hasil hitung cepat.
Memantau hasil hitung cepat Pileg di televisi sejak siang, pergerakan angkanya sangat lambat. Untuk membunuh waktu sesekali, berkeliling ke beberapa TPS di dekat rumah untuk melihat proses perhitungan suara. Lalu mengamati sekilas raihan suara Gerindra dan PDIP kejar-kejaran, sementara Golkar agak tertinggal. Diduga kalau bukan PDIP maka Gerindara yang menang.
Namun dugaan pun meleset. Seusai waktu maghrib baru terlihat pergerakan suara yang signifikan. Hingga jam delapan malam barulah dapat dipastikan raihan suara partai-partai yang berlaga meskipun baru versi hitung cepat. Ternyata hasil Pileg 2014 memberikan banyak kejutan yang tidak diduga oleh para pengamat dan analisis politik sekalipun. Inilah beberapa hasil yang dirangkum.

ejutan pertama: PDIP ternyata tidak menang tebal seperti sesumbar Pak Jok(owi). Raihan suara PDIP hanya sekitar 19%, tidak sampai 27% sesuai target partai mocong putih ini. Beberapa pengamat politik dan Projo (kelompok Pro Jokowi) malah memprediksi pencapresan Pak Jok dapat membuat suara PDIP melambung hingga 35%. Kenyataanya?Jokowi effect hanya ilusi, sama sekali tidak terbukti. Sebelum pencapresan Pak Jok, suara PDIP diprediksi sekitar 18 hingga 19%, namun setelah pencapresab Pak Jok suara PDIP tetap 19%, artinya pencapresan Pak Jok tidak membawa pengaruh yang berarti bagi raihan suara PDIP.
Kejutan kedua: Tidak ada partai yang meraih suara dominan. Suara tersebar merata di semua partai, kecuali PBB dan PKPI. Karena tidak ada partai yang meraih 25% suara atau 20% kursi di DPR, maka tidak ada satupun partai yang mempunyai boarding pass capres. Mereka harus berkoalisi agar dapat mengajukan capres dan cawapres.
Kejutan ketiga: Partai-partai Islam yang dirediksi oleh lembaga-lembaga survey akan tamat riwayatnya ternyata memperoleh raihan suara signifikan. Hasil pemilu 2014 membalikkan prediksi lembaga-lembaga survey yang sering mengkerdilkan partai-partai Islam. PKB, PAN, dan PPP mengalami kenaikan suara dibandingkan hasil pemilu 2009, hanya PKS yang mengalami sedikit penurunan. PKB naik dua kali lipat, PAN juga naik tiga persen, dan PPP dua persen. Bahkan, PBB yang diprediksi memperoleh 0,9 persen ternyata masih mendapat 1,6 persen. Total raihan suara partai-partai Islam sekitar 32%, naik dari 26% pada pemilu 2009.
Kejutan keempat: PKS yang diprediksi oleh lembaga-lembaga survey akan turun drastis suaranya karena kasus LHI dan diprediksi tidak lolos ambang batas parlemen ternyata tetap bertahan. Raihan suara PKS sekitar 6,9%, turun sedikit dibandingkan Pemilu 2009 yaitu sekitar 7,8%. Pemberitaan yang masif dan bertubi-tubi tentang kasus korupsi yang melanda LHI ternyata tidak menbuat kader-kadernya lari, terbukti mereka tetap setia. Harapan media tertentu dan kekuatan liberal untuk “memberangus” partai ini ternyata gagal.
Kejutan kelima: Partai Demokrat yang diprediksi akan gembos ternyata tidak gembos-gembos amat. Pada Pemilu 2009 raihan suara Demokrat adalah 20 persen lebih, tetapi pada Pemilu 2014 mereka masih mendapat 10%, masih lebih bagus daripada prediksi pengamat yang mengatakan raihan suara Demokrat akan hancur total karena kasus korupsi.
Kejutan-kejutan pada Pemilu 2014 memberikan pesan moral kepada kita. Rakyatlah yang berdaulat, rakyatlah yang lebih tahu pilihannya sendiri. Mereka tidak terlalu terpengaruh bombardir berita-berita media yang menggiring opini ke orang atau partai tertentu. Kekuatan media, pemilik modal, dan lembaga-lembaga survey yang melacurkan ilmunya untuk kepentingan kelompok tertentu tidak dapat mengelabui mata hati rakyat.

Quick Count Versi RRI

    •  6.73%
    •  9.51%
    •  6.62%
    •  18.55%
    •  14.82%
    •  11.48%
    •  10.23%
    •  7.65%
    •  6.43%
    •  5.42%
    •  1.60%
    •  0.96%
    Last Updated : Kamis, 10/04/2014 05:14 , Sumber : Radio Republik Indonesia. Sampel yang masuk 97%.

    Hasil Quick Count Pileg 2014 Versi CSIS


      •  6,90%
      •  9,20%
      •  6,90%
      •  19,00%
      •  14,30%
      •  11,80%
      •  9,60%
      •  7,50%
      •  6,70%
      •  5,50%
      •  1,60%
      •  1,10%
      Last Updated : Rabu, 09 April 2014 23:57 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS. D ata yang masuk 97.70%

      sumber: http://rinaldimunir.wordpress.com/2014/04/11/hasil-pileg-2014-yang-membuat-terkejut/ //  http://agitoz.com/2014/04/09/hasil-quick-count-perhitungan-cepat-pemilu-legislatif-pileg-2014/ // http://opini-indonesiaku.blogspot.com/2014/04/prediksi-hasil-pemilu-legislatif-2014.html
      Diposting oleh Unknown di 02.33 Tidak ada komentar:
      Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
      Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
      Langganan: Postingan (Atom)

      Arsip Blog

      • ▼  2014 (2)
        • ▼  April (1)
          • Ulasan Hasil Pemilu Legislatif 2014
        • ►  Maret (1)
      Unknown
      Lihat profil lengkapku
      Tema Kelembutan. Diberdayakan oleh Blogger.